WELCOME 3:)

LETS ROCK WITH THE WORLD
MAKING WORLD KNOW WHO US
and SHOWING REASON for OUR EXISTENCE

Total Pageviews

Friday, June 22, 2012

Udah Lama Ga Ngisi Blog

Kayaknya udah lama banged gak ngisi dan nulis di blog yang kaya gado-gado ini. Nulis lagi ahh :D :D :D

Friday, May 27, 2011

Progres Pengembanagn Diri 2

Progress Pengembangan Diri
Senat Mahasiswa Periode 2011

Hello, world! 
Hari ini saya, Muhammad Shanan Asyi yang merupakan anggota Seksi Hubungan Luar SeMA FKUP
Akan menceritakan perkembangan diri saya selama sebulan terakhir ini!
Sejauh apa saya berkembang? Hmm, gak usah penasaran lebih jauh lagi ; lets cekidot..!!

I. Kegiatan saya di Senat dan selain Senat selama sebulan terakhir
Nama organisasi (sesuai prioritas) Posisi / jabatan di organisasi Kegiatan / tugas Menurut saya, kualitas kinerja saya..
tepat waktu / tidak
(ya / tidak) kualitas hasil kinerja
( skala 1 – 10)
1. HUBLU LO ISMKI 1. Rapat intensif LKMM

2. Temu alumni dan SC LKMM

3. Rekrut anggota LKMM

4. Publikasi acara-acar ISMKI via FB

5. Nanyain peminjaman ruang untuk LKMM
ya 8
2. Medicinus Editor 1. Rapat kepengurusan

2. Wawancara kang Ribonk untuk medicinus

1. ya 9
3. SRC 1. Publikasi acara ISMKI ke FB 6
4. SCORE Ketua Acara SGP II 1. Publikasi acara ISMKI ya 8
5. MEDICAL ISLAMI DKM (MEDIS) Staff 1. Rapat rutin mingguan/harian
2. Kajian mingguan/harian
3. Pemateri dalam acara DORLAND
4. Mencari tugas dan bahan-bahan
5. Panitia DORLAND ya 10
6. KAMUS 2010 Staff Media Massa 1. Rapat rutin harian
2. PJ Mading Kamus
3. Membuat Mading Kamus ya 6
7. TMA Calon 1. Ikut Pendas
2. Ikut binjas ya 6
II. Kegiatan saya di kepanitiaan selama sebulan terakhir
Nama acara
& organisasi yg menyelenggarakan

Posisi / jabatan di kepanitiaan Kegiatan
Menurut saya, kualitas kinerja saya..
tepat waktu / tidak
(ya / tidak) kualitas hasil kinerja
( skala 1 – 10)


DORLAND PEMATERI dan PANITIA Memberikan materi pada ta’lim dan juga mengkaji pada kajian
ya 7


LKMM KOOR LOGISTIK Koordinir Logistik, cari peserta, peminjaman ruangan

ya 7




Olymphiart PJ Tennis Rapat eval, rapat penutupan, ngisi LPJ tidak 6
III. Seminar / pelatihan yg saya ikuti selama sebulan terakhir
Nama seminar/ pelatihan Tanggal Manfaat/ skill yang saya dapatkan

Mendapatkan banyak ilmu dan melatih jasmani



Banyak mendapatkan ilmu untuk Tarbiyah

Banyak ilmu Islam yang didapat
1. TMA
2 minggu awal Mei
2 SCOT
25, 27, 28 mei
3 MABIT

Jum’at 20 mei
IV. Menurut saya, prestasi / pengembangan diri/ skill yang berhasil saya capai bulan ini dan patut mendapatkan apresiasi dari diri saya sendiri :
No Prestasi/ pengembangan diri atau skill Prestasi/ pengembangan diri atau skill ini layak diapresiasi, karena …
1
2







Ilmu medis dari TMA
Ilmu Tarbiyah dari SCOT Bermanfaat buat diri sendirir dan orang banyak, bisa menolong orang banyak
Bermanfaat untuk mentoring














V. Menurut saya, secara umum, kinerja saya di Kepengurusan Senat Mahasiswa bulan ini :
a. sangat memuaskan
b. memuaskan
b. cukup
d. kurang memuaskan

 alasan saya memilih opsi tersebut, karena dilihat dari kinerja saya satu bulan terakhir ini memuaskan

VI. Menurut saya, satu bulan terakhir ini saya merasa tidak ada masalah, mampu dalam membagi waktu antara akademik dan organisasi.

 mampu , tidak kesulitan.
seimbang, mengerjakan tugas akademik (LI,membaca & mengerjakan tugas) sekaligus melaksanakan amanah organisasi dengan maksimal.

 belum mampu, kesulitan.
keteteran/ kewalahan, belum bisa mengatur waktu, pengerjaan tugas belum maksimal.

Alasannya? mohon dijelaskan 






VII. Sungguh, selama satu bulan di senat ini, saya merasa :
 terkembangkan
 biasa saja
 belum terkembangkan
dengan bergabung di Senat Mahasiswa.
Dengan alas an banyak soft skill yang saya dapatkan
VIII. Saya merasa ……
 nyaman  belum nyaman
 cocok  belum cocok
 senang  belum senang
 lainnya ………………………………………...........................................
selama berada di seksi saya.
Alasannya seksi saya rukun, damai, aman, adil, tentram, dan sangat cocok bagi saya
IX. Menurut saya, kondisi internal seksi saya bulan ini sangat baik




Harapan saya akan seksi saya teruslah berkembang





X. Harapan untuk pengembangan diri saya sendiri ke depannya (misalnya : skill apa yg ingin dimiliki, target pribadi apa yg ingin dicapai, apa yg perlu diperbaiki dari diri, dsb) harus jauh lebih baik dan lebih mendalami lagi semuanya








XI. Harapan saya untuk Senat Mahasiswa FK Unpad 2011
a. Secara Organisasi
Harus jauh lebih baik





b. Secara Kegiatan
Harus jauh lebih aktif dan ditingkatkan kinerjanya




XII. Saran dan Kritik untuk Senat Mahasiswa FK Unpad 2011 
Teru mengembangkan diri dan jangan takut gagal ^^










Sekian progress pengembangan diri saya sampaikan. Progress pengembangan ini saya tuliskan dengan sejujur-jujurnya dan sejelas mungkin.

Jatinangor, 5 Mei 2011




Muhammad Shanan Asyi
(Ttd & Nama jelas )

Progres Pengembanagn Diri 1

Progress Pengembangan Diri
Senat Mahasiswa Periode 2011

Hello, world! 
Hari ini saya, Muhammad Shanan Asyi yang merupakan anggota Seksi Hubungan Luar SeMA FKUP
Akan menceritakan perkembangan diri saya selama sebulan terakhir ini!
Sejauh apa saya berkembang? Hmm, gak usah penasaran lebih jauh lagi ; lets cekidot..!!

I. Kegiatan saya di Senat dan selain Senat selama sebulan terakhir
Nama organisasi (sesuai prioritas) Posisi / jabatan di organisasi Kegiatan / tugas Menurut saya, kualitas kinerja saya..
tepat waktu / tidak
(ya / tidak) kualitas hasil kinerja
( skala 1 – 10)
1. HUBLU LO ISMKI 1. Wawancara Pinkan Lavanda

2. Rapat Harian / Mingguan

3. Rapat LKMM Wil

4. Nyari Info Temilnas

5. Publoikasi Temilnas via FB ya 8
2. Medicinus Staff 1. Nulis untuk WDK2

2. Nulis untuk WDK 3

3. Rapat Harian/ Mingguan

4. Membahas WDK dan Medicinus

5. Ikut Pendas (Anamnesis 1)

6. Ikut Pendas (Anamnesis 2)

7. Membuat tugas dari Teh alma 1. ya 9
3. SRC 1.Ikut Pendas

2. Sudah menjadi staff
3. Jadi surveyor ya 6
4. SCORE Ketua Acara SGP II 1. Rapat rutin/harian
2. Buat video untuk outcoming
3. Rapat SGP 1
4. Jadi ketua acara seksi SGP 1
5. Membagikan selebaran-selebarab yang penting ya 8
5. MEDICAL ISLAMI DKM (MEDIS) Staff 1. Rapat rutin mingguan/harian
2. Kajian mingguan/harian
3. Penampilan dalam acara SKIM Yogurt
4. Mencari tugas dan bahan-bahan ya 10
6. KAMUS 2010 Staff Media Massa 1. Rapat rutin harian
2. Mencari tugas dan materi untuk buletin ya 6
7. UKM Pimpong PJ 2010 1. Jarkom untuk anak-anak 2010
2. Kegiatan main pimpong rutin serta menyimpan bola dan juga peralatan lainnya tidak 6
II. Kegiatan saya di kepanitiaan selama sebulan terakhir
Nama acara
& organisasi yg menyelenggarakan

Posisi / jabatan di kepanitiaan Kegiatan
Menurut saya, kualitas kinerja saya..
tepat waktu / tidak
(ya / tidak) kualitas hasil kinerja
( skala 1 – 10)


OLYMPHIART PJ ACARA TENNIS
Mengkoordinir semua kegiatan pada lomba tennis

ya 7


OLYMPHIART PJ ANGKATAN PINGPONG Mengkoordinir pemilihan pemain, seleksi, dan pelatihan serta perlombaan pada angkatan 2010 baik putra maupun putri.


ya 7




SCORE GOES PUBLIC 1 KETUA SEKSI ACARA MENGKOORDINIR SEMUA JALANNYA KEGIATAN ACARA ya 8
III. Seminar / pelatihan yg saya ikuti selama sebulan terakhir
Nama seminar/ pelatihan Tanggal Manfaat/ skill yang saya dapatkan

Dapat melakukan hipnoterapi yang baik bagi kesehatan fiksik dan jiwa




Dapat menghipnosis untuk hiburan dan juga memperlihatkan kekuatan alam bawah sadar


Dapat lebih mengenal diri dan bersyukur, Mengetahui bagaimana caranya menyaring ilmu, Senam yang digarap dari gerakan shalat
1 ART OF HYPNOTERAPHY

1 Mei 2011
2 ART OF HYPNOSIS

30 April 2011
3 MYELIN

24 April 2011
IV. Menurut saya, prestasi / pengembangan diri/ skill yang berhasil saya capai bulan ini dan patut mendapatkan apresiasi dari diri saya sendiri :
No Prestasi/ pengembangan diri atau skill Prestasi/ pengembangan diri atau skill ini layak diapresiasi, karena …

1









Hypnosis
Hypnoterapy
Senam Shalat Bermanfaat buat diri sendirir dan orang banyak















V. Menurut saya, secara umum, kinerja saya di Kepengurusan Senat Mahasiswa bulan ini :
a. sangat memuaskan
b. memuaskan
b. cukup
d. kurang memuaskan

 alasan saya memilih opsi tersebut, karena dilihat dari kinerja saya satu bulan terakhir ini memuaskan

VI. Menurut saya, satu bulan terakhir ini saya merasa tidak ada masalah, mampu dalam membagi waktu antara akademik dan organisasi.

 mampu , tidak kesulitan.
seimbang, mengerjakan tugas akademik (LI,membaca & mengerjakan tugas) sekaligus melaksanakan amanah organisasi dengan maksimal.

 belum mampu, kesulitan.
keteteran/ kewalahan, belum bisa mengatur waktu, pengerjaan tugas belum maksimal.

Alasannya? mohon dijelaskan 






VII. Sungguh, selama satu bulan di senat ini, saya merasa :
 terkembangkan
 biasa saja
 belum terkembangkan
dengan bergabung di Senat Mahasiswa.
Dengan alas an banyak soft skill yang saya dapatkan
VIII. Saya merasa ……
 nyaman  belum nyaman
 cocok  belum cocok
 senang  belum senang
 lainnya ………………………………………...........................................
selama berada di seksi saya.
Alasannya seksi saya rukun, damai, aman, adil, tentram, dan sangat cocok bagi saya
IX. Menurut saya, kondisi internal seksi saya bulan ini sangat baik




Harapan saya akan seksi saya teruslah berkembang





X. Harapan untuk pengembangan diri saya sendiri ke depannya (misalnya : skill apa yg ingin dimiliki, target pribadi apa yg ingin dicapai, apa yg perlu diperbaiki dari diri, dsb) harus jauh lebih baik dan lebih mendalami lagi semuanya








XI. Harapan saya untuk Senat Mahasiswa FK Unpad 2011
a. Secara Organisasi
Harus jauh lebih baik





b. Secara Kegiatan
Harus jauh lebih aktif dan ditingkatkan kinerjanya




XII. Saran dan Kritik untuk Senat Mahasiswa FK Unpad 2011 
Teru mengembangkan diri dan jangan takut gagal ^^










Sekian progress pengembangan diri saya sampaikan. Progress pengembangan ini saya tuliskan dengan sejujur-jujurnya dan sejelas mungkin.

Jatinangor, 5 Mei 2011




Muhammad Shanan Asyi
(Ttd & Nama jelas )

LPJ Tennis Olymphiart

X.I. Penanggung Jawab Lomba Vocal Group
I. Pendahuluan
Lomba Tenis diadakan rutin pada setiap pelaksanaan olymphiart, hal ini karena olymphiart ingin menyentuh sisi olah raga, seni, dan ilmu pengetahuan. Diketahui mahasiswa kedokteran banyak yang mempunyai bakat-bakat dalam bidang olahraga, sehingga diadakannya lomba tenis ini. Diharapkan kedepannya para peserta dan pemenang dapat menjadi menghasilkan prestasi dalam bidan interfakultas maupun ineruniversitas bahkan menjadi atlit nasional dan Internasional.
II. Keanggotaan
1. M. Shanan Asyi : Penanggung jawab seksi Acara Tennis
2. Tri Karyadi : Wakil Penanggung Jawab Seksi Acara Tennis
3. Gracia Renita Natasha : PJ 2010
4. Rangga Arya : PJ 2010
5. Endi : PJ 2009
6. Omas : PJ 2008
7. Jessica Nadya : PJ 2007
8. Reihan : Anggota seksi logistik
9. Ester : Ketua seksi konsumsi
10. Detti Fahmiasari : P3K

III. Persiapan
Dimulai dari Technical Meeting dengan peserta. Technical Meeting ini dihadiri oleh koordinator lomba dari setiap angkatan untuk membahas mengenai peraturan. Selain itu pada Technical Meeting Tennis sendiri untuk pengundian siapa dan kapan bermain.
Menyewa lapangan di BGG sebanyak dua lapangan. Dua orang wasit dan juga dua orang ball boy. Peminjaman bola dari logistik.

IV. Pelaksanaan
• Lomba Tenis dilaksanakan dengan sistem kontingen (angkatan)
• Angkatan terdiri dari seorang single putra, single putri, dan ganda campur.
• Pertandingan menggunakan sistem turnamen, dimana angkatan yang kalah dinyatakan gugur.
• Pertandingan hanya terdiri dari 1 set.
• Jika terdapat poin yang sama pada pertandingan 6-6, maka akan diadakan tie break.
• Pelaksanaan Lomba Tenis berlangsung di lapangan Tenis BGG pukul 08.00 – 10.00 pada hari sabtu dan minggu (16-17) April untuk penyisihan dan final.
• Pelaksaanaan Lomba Tenis terdiri dari dua orang juri serta dua ball boy.
• Bola disediakan oleh seksi logistik. Terdapat konsumsi dari seksi konsumsi
• Adapun Waktu pelaksanaan:
Hari/Tanggal : Sabtu, 16 April 2011
Waktu : 08.00-10.00
Acara : Babak Penyisihan / Semifinal
Tempat : Tennis Court BGG
Peserta : Man Single, Mixed Double, Woman Single dari tiap angkatan.

Hari/Tanggal : Minggu, 17 April 2011
Waktu : 08.00-10.00
Acara : Babak Final
Tempat : Tennis Court BGG
Peserta : Man Single, Mixed Double, Woman Single dari tiap angkatan.



V. Faktor pendukung
1. SDM yang cukup memadai
2. dukungan dari mahasiswa senior dan dosen
3. Konsumsi pada hari pertama
4. P3K dan Logistik
5. Keberadaan DC

VI. Faktor penghambat
1. Masalah transportasi 2010
2. Pada penyisihan, peserta banyak yang telat dan belum memberikan list pemain pada waktu yang ditentukan
3. Konsumsi hari kedua tidak datang
VII. Evaluasi dan saran
1. perhatikan dan pertimbangkan faktor konsumsi
2. Peserta harus lebih disiplin dan tepat waktu

VIII. Penutup
Lomba Tennis berlangsung dengan baik dan tertib. Diharapkan kedepannya bisa lebih baik lagi dan dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang terjadi kali ini.


IX. Lampiran
TOURNAMENT TENNIS
OLYMPHIART 2011

1. 2008 vs 2010 win 2008 (penyisihan)
2. 2007 vs 2009 win 2007 (penyisihan)
3. 2009 vs 2010 win 2009 (3rd rank)
4. 2007 vs 2008 win 2007 (final)


RANK TENNIS
OLYMPHIART 2011

1. 2007
2. 2008
3. 2009
4. 2010




Muhammad Shanan Asyi
NPM. 1301.1010.0008

Plasenta Abruptio

Plasenta Abruptio
Definisi: pemisahan dini plasenta yang telah berkembang penuh.
Risk factor: preeclampsia, PROM, merokok, etc.
Etiologi
Masih sulit untuk dijelaskan, tetapi hal ini memiliki banyak faktor predisposing dan precipitating. Jika sudah terjadi, kemungkinan terjadi lagi adalah 10-17 persen, jika sudah dua kali lebih dari 20 %. Hipertensi berasosiasi dengan kemungkinan terjadi sebanyak 50%. Terdiri dari chronic hipertension dan pregnancy induced hypertension. Other predisposing factors include advanced maternal age, multiparity, uterine distention (eg, multiple gestation, hydramnios), vascular disease (eg, diabetes mellitus, systemic lupus erythematosus), thrombophilias, uterine anomalies or tumors (eg, leiomyoma), cigarette smoking, alcohol consumption (> 14 drinks per week), cocaine use, and possibly maternal type O blood.
Penyebab precipitating dari placenta sangat jarang ditemukan. Ini terdiri dari Circumvallate placenta, trauma (eg, external or internal version, automobile accident, abdominal trauma directly transmitted to an anterior placenta), sudden reduction in uterine volume (eg, rapid amniotic fluid loss, delivery of a first twin), abnormally short cord (usually only a problem during delivery, when traction is exerted on the cord as the fetus moves down the birth canal), and increased venous pressure (usually only problematic with abrupt or extreme alterations) are included in this category.
Pathopisiology
Beberapa mekanisme diperkirakan penting dalam patophysiologi. Salah satunya vascular injury yang menyebabkan vascular rupture pada desidua basalis, bleeding, dan juga pembentukan hematoma. Salah satu penyebabnya adalah kenaikan tekanan vena yang menyebabkan memisahnya plasenta.
Faktor mekanik yang menyebabkan pemisahan premature sangat jarang (1-5%). They include transabdominal trauma, sudden decompression of the uterus, such as with the delivery of a first twin or rupture of the membranes in hydramnios, or traction on a short umbilical cord.
Mekanisme lain yang memungkinkan adalah pembentukan coagulation cascade. Ini dapat terjadi sebagai contoh trauma yang menyebabkan keluarnya tissue trombhoplastin yang dapat menyebabkan terbenytuknya clot formation pada placenta pool. Placental abruption terjadi karena terjadinya pendarahan pada decidua basalis.
bekuan ini menekan plasenta yang berdekatan. Nonclotted darah program dari situs cedera. Pada perdarahan tersembunyi, efusi ini mungkin benar-benar ditahan di belakang margin plasenta, belakang lampiran membran ke dinding rahim, atau di belakang bagian dekat diterapkan presentasi janin. Darah dapat pecah melalui membran atau plasenta dan mendapatkan akses ke cairan ketuban (dan sebaliknya). Gangguan jaringan dengan pendarahan mungkin mengizinkan perdarahan maternofetal, perdarahan Fetomaternal, perdarahan ibu ke dalam cairan ketuban, atau embolus cairan ketuban, tergantung pada area terganggu dan perbedaan relatif mereka tekanan.

perdarahan tersembunyi lebih mungkin untuk dihubungkan dengan detasemen plasenta lengkap. Jika margin plasenta tetap patuh, pemisahan plasenta pusat dapat mengakibatkan pendarahan yang masuk dinding rahim. tetany rahim mungkin mengikuti. Kadang-kadang, hasil perdarahan luas intramyometrial dalam rahim Couvelaire uteroplasenter pitam-apa yang disebut, sebuah keunguan dan tembaga berwarna, ecchymotic, organ indurated yang mungkin kehilangan kekuatan kontraktil karena gangguan dari bundel otot.

Dalam kasus yang lebih parah pemisahan, mungkin ada sejumlah klinis signifikan LPS terkait dengan menipisnya fibrinogen dan trombosit serta faktor-faktor pembekuan lain. Ibu kemudian dapat mengembangkan diatesis hemoragik yang dimanifestasikan oleh petekiae luas, perdarahan aktif, syok hipovolemik, dan kegagalan mekanisme pembekuan normal. Selain itu, deposit fibrin dalam kapiler kecil (bersama dengan kerusakan vaskular hipoksia shock) dapat mengakibatkan komplikasi berpotensi mematikan, termasuk pulmonale cor akut, nekrosis kortikal dan tubular ginjal, dan infark anterior hipofisis (Sindrom Sheehan).

Kemungkinan hipoksia janin dan kematian janin tergantung pada jumlah dan durasi pemisahan plasenta dan, dalam kasus yang parah, hilangnya sejumlah besar darah janin.
S&S: vaginal bleeding, uterine tenderness, fetal distress.
Placenta Previa
Definisi: placenta terletak pada atau dekat dengan internal os.
Etiologi

Kejadian plasenta previa meningkat dengan multiparitas, usia lanjut, dan kelahiran sesar sebelumnya. Dengan demikian, faktor-faktor etiologi yang mungkin terjadi adalah bekas luka atau vascularized endometrium buruk di korpus, plasenta besar, dan bentuk-bentuk abnormal placentation seperti lobus succenturiate. Kejadian plasenta previa sedikit lebih tinggi pada kehamilan ganda. Sebuah tiga kali lipat bekas luka bedah sesar kejadian plasenta previa. Faktor lain yang mempengaruhi adalah meningkat daerah permukaan plasenta tertanam di segmen bawah rahim, mungkin karena jaringan yang kurang cocok untuk nidation.

Perdarahan pada plasenta previa mungkin karena salah satu penyebab berikut: (1) pemisahan mekanik plasenta dari implantation site, baik selama pembentukan segmen bawah rahim atau selama penghapusan dan dilatasi leher rahim selama labor, atau sebagai hasil manipulasi intravaginal, (2) placentitis, atau (3) pecahnya vena lakedalam desidua basalis yang telah menjadi penuh dengan darah vena.
Jenis: totalos int sepenuhnya tertutupi; partialhanya sebagian tertutupi; marginalada pada ujung int os; low-lying: di uterus bagian bawah, plasenta tidak ada pada ujungnya, tapi mendekati.
Placenta Accreta
Definisi: abnormalitas perlekatan plasenta pada uterus.
Jenis: accretemenempel pada myometrium; incretamenginvasi myometrium; percreta: penetrasi menembus myometrium.
Desidua endometrium merupakan barier atau sawar untuk mencegah invasi villi plasental ke miometrium uterus. Pada plasenta akreta, tidak terdapat desidua basalis atau perkembangan tidak sempurna dari lapisan fibrinoid. Jaringan ikat pada endometrium dapat merusak barier desidual, misalnya skar uterus sebelumnya, kuretase traumatik, riwayat infeksi sebelumnya dan multiparitas. Klafisikasi:
o Plasenta inkreta - invasi ke miometrium
o Plasenta prekreta - invasi ke serosa uterus atau organ yang berdekatan seperti kandung kemih.
Diagnosis
Pada kala III persalinan plasenta belum lahir setelah 30 menit dan perdarahan banyak, atau jika dibutuhkan manual plasenta dan sulit.
Antenatal dengan USG: hilangnya zona hipoekoik normal miometrium antara plasenta previa anterior dan serosa uterus, penipisan area fokal atau terputusnya kesinambungan ekhodens serosa uterus dan dinding posterior kandung kemih, massa nodular plasenta meluas ke serosa uterus, gambaran vaskular yang menonjol dalam parenkim plasenta.
Uterine Ruptur
Definisi
Separasi komplit dinding uterus pada kehamilan dengan atau tanpa ekspulsi janin yang membahayakan ibu dan janin.
Prinsip Dasar
Insiden 0.7% dalam persalinan
Faktor risiko, termasuk riwayat pembedahan uterus, hiperstimulasi uterus, multiparitas versi internal atau ekstraksi, persalinan operatif, CPD, pemakai kokain.
Klasifikasi:
o Inkomplit, tidak termasuk peritoneum
o Komplit, termasuk peritoneum visceral
o Dehisens, terpisahnya skar pada segmen bawah uterus tidamencapai serosa dan jarang menimbulkan perdarahan banyak.

Prognosis dan Diagnosis Neonatal Sepsis

PROGNOSIS and DIAGNOSIS
Complication and Prognosis:
- Related with Inflammatory process
- Bersamaan dengan neonatal problem
Include: Endocarditis, Septic Emboli, Abscess formation, septic joint with residual disability,dan osteomyelitis dan bone destruction. Recurrent bacterimia may occur in fewer than 5 % patient. Candidemia dapat enyebabkan vasculitis, endocarditis, dan endopthalmitis as well as abscess in the kidney, liver, lungs, dan brain.
Mortality rate neonatal sepsis sekitar 20 %dapat berupa septic shock, DIC, dan organ failure. Fatality rate pada neonatal bacterrial meningitis antara 20 dab 25 %. Contoh komplikasi meningitis termasuk, vebtriculitis, cerebritis, dan brain abscess.
Diagnosis:
Biasanya yang menaandakan terjadinya infeksi: primary respiratory disorde, cardiac disease, CNS injury, anemia, and metabolic abnormalities usually include infection.
Serologic screening test untuk treponema palidum, rubella, dan hepatitis B virus. Maternal culture juga diambil pada N. Gonorheae, GBS, Herpex siimplex, dan Chlamydia.
Pemeriksaan USG, jika ada terjadinya pertumbuhan yang terhamabat. Lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan darah fetal. Biasanya dilakukan Cardocentesis untuk melihat total dari IGM asssay. Normal fetal IGM level lebih kecil dari pada 5 mg/dL. Specific IGM test tersedia untuk CMV, T. P_allidum. Dan toxoplasmosis.
Jika hasilnya mengarah kepada adanya infeksi oleh spesifik pathogen, Akan digunakan kultru melalui amniocentesis.
Pneumonia agak sulit dilakukan karena jaringan paru2 tidak dapat diidentifikasi dengan mudah. Pada bagian atas saluran pernjafasan mungkin dilakukan, tetapi agak sulit karena bronscope dapat terkontaminasi dengan udara. Yang paling reliable adalah dengan memeriksa pleural fluid, dan darah..
Untuk mendeteksi meningitis dilakukan pengambilan pada cerebrospinal fluid. 70-85 % neonatal dengan meningitis memiliki hasil yang positif dengan blood culture.
Head USG berfungsi untuk mendeteksi ventriculitis dan brain abscess.
Peningkatan neutrofil dapat mengindikasikan infeksi oleh bakteri, Thrombocytoenia bukanlah indikator yang spesifik untuk infeksi. Untuk mengecek adanya inflammatory process dilakukannya pengukuran ESR, CRP, Haptoglobin, Fibrinogen, nitroblue tetrazolium dye, IL-6 dan leukosite alkaline phospatase

APGAR SCORE

APGAR SCORE

Apgar Score adalah clinical identification untuk melihat neonatal yang membutuhkan resusitasi. Resiko kematian infant adalah 1 : 5000 dalam PGAR SCORE 7-10. Resiko kematian 1:4 dalam APGAR SCORE 3 kebawah. Apgar SCORE biasanya digunakan untuk mendeteksi adanya newborn Asfiksi dan juga masalah-masalah saraf. Tapi nilai APGAR yang rendah sangat jarang terjadi. Di Amerika, hanya 1,6 % bayi yang memiliki nilai apgar dibawah 7. Di Swedia kejadian ScORE APGAR dibawah 3 adalah 2 per 1000 kelahiran (1988-1997).
APGAR SCORE interpretatuion.
1. Karena APGAR SCORE menghitung bagian tubuh yang mature, sehingga dinyatakan bahwa yang bernilai rendah adalah mereka yang immature.
2. Biasanya disebabkan oleh Fetal Malformation, Maternal Medication, dan Infection. Yang berujung kepada Hipoxia.
3. Kecenderungan untuk terdapat terjadainya kerusakan saraf di masa depan meningkatn selama 10, 15, dan 20 menit.
4. APGAR SCORE rendah tidak langsung mengindikasikan Hipoxia sebagai hasil dari Cerebral Palsy. Harus dilakukan pemeriksaan lanjutan. 1. {Profoun Acidemia with cord artery blood PH <7 and acid base deficit => 12 mmol/L. Apgar SCORE 0-3 bertahan selama 10 menit atau lebih. 3. Masalah neurologis seperti seizure, coma, hypotonia. 4. Multysistem organ Dysfunction: cardiovaskular, gastrointestinal, hematological, pulmonary, or renal.